|
Sejak awal permulaan jaringan internet, beragam informasi seakan ingin untuk dibagikan secara bebas. Dalam dunia musik saat ini, musik mengucapkan mantera yang sama, ingin dibagikan secara bebas. Perusahaan rekaman besar saat ini mengizinkan fans untuk memperdengarkan musik dari perusahaan itu secara gratis pada berbagai situs jaringan sosial.Perusahaan besar, yang dulu seringkali menuntut para pembagi file musik, sekarang malah mengizinkan pemutaran musik mereka secara gratis seperti di Last.fm, di mana musik adalah perekat sosial yang digunakan di situs sosial tersebut.
Dan berbagi file musik sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita, sadar atau tidak. Misalnya saja, pengguna Skype dan Yahoo Messenger dapat menampilkan judul lagu yang sedang meeka dengarkan di iTunes di sebelah username mereka.
Bahkan ada situs baru bernama Blip.fm yang mengkhususkan hal ini. Dalam situs Blip.fm, anda akan ditanya, “Apa yang sedang anda dengarkan sekarang?” lalu orang lain dapat ikut juga mendengarkan apa yang anda dengar. Akhirnya anda seperti memiliki ruang DJ sendiri dan pengguna lain dapat menjadi pendengar anda.
Ada juga servis baru dari situs TinySong.com yang menjadikan berbagi musik semakin mudah, anda cukup memasukkan judul lagu ke dalam search box dan situs itu akan memberikan kaitan-kaitan atau link kepada berbagai situs yang bisa memutar lagu tersebut, secara gratis tentunya.
Postcard.fm memudahkan para penggunanya untuk menciptakan kartu pos via email dengan kombinasi gambar dan lagu.
Berbagi musik ini tidak hanya terjadi di dunia maya, melainkan di dunia nyata. Beberapa venue bar dan restoran kini mengadakan yang disebut sebagai “costumer DJ night” di mana para pelanggan dapat mencolok iPod mereka ke sound system dan memutar lagu-lagu pilihan mereka untuk semua tamu.
Menurut para analis, sebetulnya hal ini bisa saja digugat secara hukum karena pada dasarnya sebuah bisnis yang memutar musik pada sekumpulan pelanggan haruslah membayar royalti kepada lembaga-lembaga hak cipta seperti YKCI. Namun tidak banyak yang peduli kecuali venue tersebut menjadi terkenal sekali.
Sebuah teknologi yang disebut Jook, memiliki cara berbagi musik yang sangat menarik. Pembuat earphone dapat mengintegrasi teknologi Jook ke dalam produk mereka, dan earphone tersebut dapat membroadcast apa yang kita dengar kepada pengguna earphone Jook lainnya yang berada dekat dengan kita. Dan teknologi ini multi-platform sehingga pengguna iPod dapat mendengarkan apa yang didengarkan pengguna Zune.
Cara seseorang menemukan musik saat ini telah berubah, tidak hanya seorang nerd musik saja yang bisa melakukannya seperti di film “High Fidelity”, tetapi anda, juga bisa. - sumber CNN

